Thursday, August 28, 2008

Batik


Batik berasal dari Bahasa Jawa “amba” yang berarti “menulis” dan “titik “. Kata batik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan “malam”(wax) yang diaplikasikan ke atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna (dye), atau dalam bahasa Inggris-nya “wax-resist dyeing”

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan – perepuan Jawa di masa lamapau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan yang eksklusif perempuan, sampai di temukan nya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa kita liat pada corak “Mega Mendung”, di mana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah Lazim bagi kaum laki – laki.

Ragam corak dan warna batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, serperti para pedagang asing, dan juga para penjelajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan dipopulerkan oleh orang TiongHua, yang juga mempopulerkan corak Phoenix. Bangsa penjelajah eropa juga mengambil minat pada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip), dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjelajah (gedung atau kereta kuda). Termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisional tetap mempertahankan corak nya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.

Teknik membatik telah dikenal sejak ribuan tahun silam. Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal usul batik. Ada yang menduga teknik ini berasal dari Bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah di bawa oleh para pedagang di India. Saat ini batik bisa ditemukan di banyak Negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa Negara di Benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah Batik yang berasal dari Indonesia, terutama di Jawa.

Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia (Jawa) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada konfrensi PBB.

Cara pembuataN

Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain Mori. Dewasa ini kain batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, polyester, dan rayon dan bahan sitetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan CaNtinG untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke serat kain. Kain yang telah di lukis dengan lilin kemdian di celupkan dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dengan warna-warna yang muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.

Jenis Batik

Batik tulis adalah kain yang dihias dengan tekture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3bulan.

Batik cap adalah kain yang dihias dengan tekture dan corak batik yang dibentuk dengan cap (biasanya terbuat dari temabaga). Proses pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 hari.


Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

1 comments: on "Batik"

Dino said...

p4ladin Many thanks for the recent view. The place is POMARICO (MT), BASILICATA (ITALY).
Greetings from italy!

Post a Comment