Di dalam sebuah museum, terdapat sebuah patung marmer yang sangat indah, dan juga lantai marmer. Si patung ditanyai oleh SI Lantai, “Kamu enak sekali, orang-orang datang ke museum ini pada memuji kamu, sedangkan saya diinjak-ijak orang, padahal kita kan dari gunung yang sama.
Si Patung menjawab, “ Iya kita memang dari gunung yang sama, tapi ingat enggak waktu dulu kita mau di ambil sama si tukang pahat, karena kam tidak mau di pahat, kamu jadi lantai saja, diinjak-injak orang, sakitloh di bentuk sama Si Tukang Pahat, tapi jadinya begini nih, oke donk, ada harga yang harus dibayar?”
0 comments: on "Perubahan itu menyakitkan"
Post a Comment